Posko LDII Peduli Musyafir Bersilaturrahim

Lebaran tahun 2009 hampir tiba, berbagai upaya umat muslim dan masyarakat pada umumnya untuk menyambut hari mudik  telah dilaksanakan dan salah satunya oleh pihak Ormas keagamaan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).

Karena Silaturrahim adalah merupakan perintah Alloh SWT, maka silaturrahim adalah ibadah, mencari pahala dengan membantu para musyafirin yang berniat melaksanakan ibadah silaturrahim adalah merupakan program Ghoeru mahdloh DPP LDII. Demikian yang disampaikan oleh Kordinator lapangan Ir.KH.Teddy Suratmaji MSi, menjelaskan tujuan mendirikan posko mudik lebaran.

Sebagaimana tahun yang lalu, untuk mudik Lebaran tahun 2009, DPP LDII telah menyiapkan setidaknya 102 posko di sepanjang jalur mudik Sumatera – Jawa dan Bali. Posko tersebut masing-masing terdiri dari 62 posko swadaya murni warga LDII di masing-masing wilayah posko, dan 40 posko gabungan dari berbagai elemen masyarakat, instansi dan lembaga serta ormas lain.

Posko mudik lebaran yang disiapkan oleh LDII di berbagai titik di jalur pantura, Jawa, Lampung dan Bali tersebut menurut kordinator lapangan Ir.KH. Teddy Suratmaji MSi, akan di buka mulai H-3  sampai H+3 Idul Fitri.

Posko yang rencananya di buka selama 24 jam yang terbagi dalam tiga shif tersebut tersedia berbagai layanan untuk para musafirin masyarakat pemudik secara Cuma-Cuma seperti tempat Istirahat, tempat sholat, tempat wudu, P3K, Informasi jalur alternative, informasi lalu lintas, ta’jil dan pijat ringan.Untuk Posko di wilayah Bali, Bagi yang menggunakan HP yang berfasilitas 3G di setiap posko bisa mengakses secara live kondisi lalulintas.

Lebih lanjut kordinator lapangan posko mudik tahun 2009, KH. Teddy Suratmaji menginformasikan bagi masyarakat yang ingin mengetahui alamat posko mudik LDII lebih detail di www.poskomudik.blogspot.com

Sementara di posko-posko yang lokasinya berada di wilayah kota, DPP LDII bahkan menyiapkan dokter jaga by call selama 12 jam selama musim mudik lebaran. Adapun titik-titik lokasi posko mudik LDII terdapat di sepanjang jalur Lampung, Pulau Jawa dan Bali. Adapun untuk di Jawa Timur, lokasi berada di
Surabaya, yaitu pintu masuk Jembatan Suramadu dari arah Surabaya,
di Sampang Jl.Teuku Umar persis utara Terminal Kota Sampang, diKota Probolinggo bertempat di jl. Soekarno-Hatta No. 167 Probolinggo. Di Kabupaten Jember; di jl Hayam wuruk 172 kabupaten Jember. Di Lamongan Jalan Raya Sukodadi - Lamongan. Ponorogo Jl. Sunan Kumbul, Desa Sawoo, Kec Sawoo, Kabupaten Ponorogo  Ngawi Karang Jati, Kab. Ngawi. Trenggalek; Jl. Raya Ngetal , Pogalan , Trenggalek. Situbondo Jl. Raya Banyuwangi km 21 Desa Pasanggrahan Kec Jangkar Situböndo. Madiun alamat : Kec. Saradan, Jl. Raya Saradan. Kab/Kota Mojokerto Kab/Kota Mojokerto Jl. By Pass Mojokerto Kec. Sooko kab. Mojokerto. Pacitan Terminal Bus Kab. Pacitan. Sidoarjo Terminal Bus Purabaya, Bungur Asih. Kab. Pasuruan, alamat, Alun-alun Bangil, Kabupaten Pasuruan. Jombang Jl. Raya Ngemplak, Ds Pagerwojo, Perak, Jombang, Kota Pasuruan Alamat, Jl.KH. Hasyim Ashari Jalur Lingkar Selatan (JLS) Purut - Blandongan ) Malang, Jl. Sukarno Hatta 2 Kec. Lowokwaru Kota Malang. Gresik, Jl. Dr. Wahidin Sudìrohusodo, Ds. Dahanrejo, Kec. Kebomas-Gresik. Bojonegoro; Jl.raya Bojonegoro Cepu km 5 Kab. Bojonegoro. Bali, Pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali

Jawa Tengah, Semarang, Jl. Raya Tugu (depan ktr Camat Tugu) Ungaran, Jl. Sukarno Hatta km.28, Bergas Solo; Jl. Adisucipto 117, komp. Gudang Matriks Blora, Jl. Raya Blora-Cepu, Jepon Boyolali, Jl. Raya Boyolali-Solo, Teras (depan SMPN 2) Sragen, Jl. Raya Timur km.7,Klaten, Jl. Raya Solo-Jogja, Jambu Kulon, Klaten, Purwokerto, Jl. Raya Sokaraja, Rembang, Jl. Raya Rembang-Lasem, Jepara, Jl. Raya Ngabul, Jepara, Magelang; Jl. Jogja-Solo, Mertoyudan, Kebumen, Jl. Raya Gombong-Kebumen, Karang Anyar, Purworejo, Jl. Daendels Selatan, Wonsobo, Jl. Raya S. Parman (depan Pos Polisi), Temanggung; Pertigaan Barakan-Parakan, Kendal; Jl. Sukarno Hatta (Pertigaan Tugu Brangsong, Kaliwungu), Batang, Barat Alun-Alun (di hal. Gedung Korpri), Pemalang, Jl. Raya Petarukan, Widodaren, Salatiga, Selatan Terminal Bus Tingkir, Cebongan,

Jawa Barat , Bandung Timur, Kab Bandung, Cileunyi, Pertigaan Tol Cileunyi , Kabupaten Bandung, Bandung Utara, Kota Bandung, Pasteur, Jl. Dr. Djunjunan, Bandung Selatan, Kab. Bandung, Nagrek, Jl Raya Nagrek , Samping Polsek Nagreg, Bandung Barat, Kota Cimahi, Cianjur, Kab. Ciaanjur, Bojong, Perempatan Bojong, Karang Tengah, Jl. Raya Bandung KM, Karawang, Kab. Karawang, Cikampek, Kab. Purwakarta, Irigasi, Jl. Raya Alternatif- Irigasi Sukamulya Purwakarta, Indramayu, Kab Indramayu, Karang Sinom, Jl Raya Jakarta- Indramayu, Cirebon, Kota/Kab Cirebon, By Pass, Jl. Raya By Pass, Brigjen Dharsono, Kel Suryaragi, Kec. Kasambi, Kota Cirebon, Kuningan, Kab. Kuningan, Sumedang, Jl. Raya Cadas Pangeran/Singkup Kab.Sumedang, Subang, Kab. Subang, Sukamandi, Jl Raya Sukamandi, Depan Poto Ainun, Garut, Kab. Garut, Cinisti, Jl Raya Bayongbopng, KM 11 No. 13, Garut, Tasikmalaya, Kab./Kota Tasikmalaya, Kab. Ciamis, Kota Banjar, Majalengka, Kab. Majalengka, Sawala, Jl Raya Jombol, No 2, Kadipaten, dan untuk arah ke luar Jawa posko mudik berada di Cilegon, pintu masuk Pelabuhan Merak, Banten, Kota Bandar Lampung, Way Halim Jl. Sukarno Hatta/By Pass.  Kab. Lampung Tengah, Kec. Seputih Banyak (Lintas Timur).

LDII Gelar Posko Mudik Lebaran 2009

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Ormas Islam Lembaga Dakwah Islam Indonesia kembali aktif menggelar Posko Mudik di berbagai sudut kota di Jawa, Bali dan Sumatera. Tiap Titik Posko Mudik akan dimasukkan di “PETA MUDIK 2009″ pada Koran/Harian JURNAL NASIONAL dan “JURNAL DEPOK” edisi 17 September 2009. Dalam pelaksanaannya DPP LDII akan bekerjasama dengan berbagai instansi dan lembaga lain demi kelancaran Posko ini.

Di Posko ini akan diberikan layanan seperti tempat beristirahat bagi pemudik, musholla, tempat wudhu, toilet, informasi tentang arah, arus lalu lintas dan jalur alternatif. Kemudian akan disiapkan takjil (air dalam kemasan, kue-kue dan makanan kecil, permen, dll), minuman teh, kopi dan air hangat serta pijat, ringan obat-obatan atau P3K. Posko Mudik ini akan digelar mulai H-3 sampai dengan H+3 lebaran. Atau tepatnya 17 September–25 September 2009.

Dalam menentukan lokasi posko, akan dipertimbangkan beberapa hal seperti aspek keamanan lingkungan sekitar, lokasi sentral pemudik seperti terminal, stasiun, pelabuhan, terminal bayangan. Kemudian lokasi persimpangan yang merupakan jalur utama atau jalur alternatif mudik serta yang berdekatan dengan masjid yang strategis atau di pinggir jalan utama.

Tujuan diadakannya Posko Mudik LDII 2009 ini adalah membantu dan mempermudah para pemudik selama dalam perjalanan. Selain itu diharapakan keberadaan Posko ini juga ikut membantu Pemerintah dalam melancarkan arus mudik dan arus balik sehingga perjalanan pemudik bisa lebih aman, tertib dan lancar.

LDII Tidak Mengajarkan Terorisme

Dengan maraknya informasi tentang terorisme sekarang ini, ternyata ada juga pihak-pihak yang memanfaatkannya. Moment tentang terorisme juga dimanfaatkan oleh pihak yang tidak senang dengan LDII untuk menyudutkan LDII. Mereka memberikan informasi bahwa pengajian LDII mengajarkan terorisme.

Dalam kesempatan ini kami meluruskan informasi yang tidak benar tersebut.  Fakta yang sebenarnya adalah “LDII  Tidak Mengajarkan Terorisme“. Jadi tuduhan bahwa LDII mengajarkan teroris itu hanya fitnah dan merupakan tuduhan yang tidak mendasar.

LDII  itba’ terhadap fatwa MUI bhw terorisme bukan jihad, sebab terorisme membuat keonaran, merugikan siapapun. Bahkan LDII anti terorisme. Terorisme bertentangan dengan ajaran islam. LDII komit terhadap mewujudkan kebersamaan, persatuan, keadilan dan kesejahteraan bangsa Indonesia. LDII bukan teroris, ajaran yg diajarkan adalah Qur’an dan Hadits. Sebagai Ormas Islam LDII menganggap Pancasila , UUD 45 dan NKRI adalah Final untuk membawa bangsa dan Indonesia mewujudkan Baldatun Toyyibatun Warobbun Gofur.

Tuduhan terorisme terhadap LDII sangat tidak berdasar dan ini jelas bahwa ada pihak-pihak tertentu yang ingin memecah belah umat Islam. Dan memperkeruh suasana dan semangat amaliah ibadah ummat Islam. Apalagi di bulan ramadhan seyogyanya kita ber-FASTABIQUL KHOIROT.

Untuk itu kami himbau kepada sesama umat Islam khususnya kepada warga LDII untuk tetap sabar dan waspada serta mengedepankan semangat ukhuwah islamiyah dan selalu ber tabayyun dalam menyelesaikan persoalan bersama. [Press Release DPP LDII]